Lihat lah ia dari potongan rambutnya
Lebih kurang sama
Lebih kurang sama
Mulai terasa berbeda bila ia berkata
"rasanya lebih gigih saya dari pada dia,
kenapa ya sekarang kehidupan kami berbeda"..
Tak cukup dengan sekedar berbicara
Kita perlukan pendalaman cerita
Pasti ada yang terlupa
Entah cara berbelanja entah cara membanting selera..
Cicip-mencicip berbagai rasa
Masa itu dia lebih gelap mata
Tak pandang bulu, semua ya semua
Dalam kepala setan atau malaikat tak ada..
Pegangan jatuh karena jenuh semata
Mulai bosan ia pula
Tidak tertantang lagi diatas dunia, sungguh gila
Akhir dari masa, ia tahu kembali jua..
Tarik menarik kopi hingga lupa "jam berapa?"
Ternyata dosa yang belum tercerna oleh pahala
Disitulah akhir dari malam buta.
Kita tutup telinga, teruskan hanya sekedar berbicara..
-------------------------------
Kab. Berau : Semua ada masanya, jaya tidak selamanya.